Almanak Selasa 11 Desember 2007:
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yohanes 5:24)
Hidup kekal bukanlah sekadar hidup seribu atau sejuta tahun atau hidup tanpa akhir. Istilah hidup kekal dalam Alkitab bukanlah cuma soal durasi atau rentang waktu tetapi lebih menunjuk kepada subtansi atau mutu kehidupan yang paling baik dan tinggi. Hanya Allah sajalah yang kekal. Sebab itu hidup kekal adalah hidup Allah sendiri, hidup yang dihayati dan dialami oleh Allah sendiri: hidup yang penuh dan melimpah dengan damai sejahtera, kebahagiaan dan sukacita, kasih, kesetiaan, kemurahan dan juga kemuliaan. Hidup penuh makna. Hidup sejati. Itulah hidup yang ditawarkan kepada kita orang-orang yang beriman kepada Allah dalam Kristus.
Injil Yohanes mengatakan bahwa hidup kekal atau hidup Allah yang kekal itu sudah boleh dinikmati dan dialami oleh orang beriman pada masa kini di dunia ini. Bukan nanti sesudah mati entah dimana. Mulai sekarang di realitas kehidupan dunia ini juga kita yang percaya kepada Kristus itu sudah memperoleh hidup kekal itu. Dengan bahasa sederhana sejak kini dan di sini kita yang percaya kepadaNya akan hidup penuh sukacita, bahagia, damai sejahtera, kasih, kesetiaan dan kemuliaan Allah. Itulah yang membuat hidup kita sungguh-sungguh berarti atau bermakna.
Namun ayat hari ini juga bisa kita jadikan alat mengecek keberadaan kita. Jika kita mengatakan percaya (baca: mempercayakan diri) kepada Kristus namun merasa hidup kita gagal dan hampa maka itu artinya ada yang salah dengan diri kita. Jangan-jangan sebenarnya kita kurang atau tidak percaya kepada Allah. Sebab janji Allah setiap orang yang percaya kepada Kristus tidak akan binasa (Yoh 3:16), yaitu tidak akan mengalami kehancuran, kehampaan, kekecewaan dan kesia-siaan dalam hidup ini, justru memperoleh hidup kekal atau hidupNya berlimpah-limpah.
Doa:
Ya Allah, kami percaya kepadaMu dalam Kristus. Berilah kami sungguh-sungguh mengalami hidup kekal atau hidupMu yang Engkau janjikan kepada semua orang yang percaya. Penuhilah hidup kami di dunia ini dengan kasih, damai sejahtera, sukacita dan bahagiaMu. Tolonglah kami mengisi hari-hari kami dengan berbuat baik dan kasih supaya semakin bersukacita dan berbahagia seperti Kristus. AMIN.
Pdt Daniel Taruli Asi Harahap
Share on Facebook
gue suka bwnget ama buah anggur, cz aduh enak banget tau