Mengikut Terang

December 6, 2007
By Daniel T.A. Harahap

Almanak Kamis 06 Desember 2007:
cahaya-11.jpg
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12)

Kata dunia itu seringkali terlalu luas atau abstak. Sebab itu ganti saja dengan hal-hal yang lebih konkret atau nyata: rumah, keluarga, persekutuan adat atau agama, jemaat, masyarakat bertetangga, atau tempat kerja Saudara. Atau apa saja lingkungan dimana Saudara hidup dan menjadi bagiannya sehari-hari. Lebih baik lagi lingkungan dimana Saudara memiliki peran, kedudukan dan pengaruh untuk mengubahnya. Sehingga bunyinya: Akulah terang rumahmu. Akulah terang persekutuanmu.

Dengan begitu pesan Yesus itu sungguh-sungguh relevan dan bermakna bagi kita. Yesus mengundang kita mengikut Dia. Arti mengikut adalah: mencontoh atau meniru Dia. Ya, walau tak sempurna, tirulah sikap Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Seperti lagu anak-anak: Kuingin sperti Yesus. Keberdosaan, kelemahan dan kekurangan kita tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak meniru Dia. (Ingat: banyak orang yang mengaku-ngaku mengikut Yesus namun tidak berniat dan berminat sedikit pun mencontoh Yesus. Sebenarnya orang semacam ini berbohong dan hanya memperalat nama Yesus.)

Yesus mengatakan bila kita mengikut Dia: menjadikan kata-kata dan sikap-sikapNya sebagai Guru, Sumber dan Acuan, maka kita bagaikan orang yang sedang berjalan terang-benderang. Sebaliknya: mereka yang hanya menyebut-nyebut nama Yesus namun enggan mengikut Dia sama dengan orang yang berjalan dalam gelap gulita di tengah rimba raya. Mengapa? Sebab justru kata-kata dan perbuatan-perbuatan, penderitaan dan kebangkitanNya itulah cahaya yang mampu menerangi pribadi, rumah, keluarga, persekutuan, dan masyarakat serta dunia hidup kita. Juga menerangi dan mencerahkan hati dan pikiran kita yang paling dalam.

Pertanyaan kecil: sebutkanlah satu hal yang harus Saudara dan saya contoh dari Yesus dan mau kita jadikan sebagai sikap hidup kita mulai hari ini.

Doa:

Ya Yesus, Engkaulah Terang Dunia yang datang dari Allah. Kami mau mengikut Engkau., mencontoh, dan menjadikan Engkau sumber inspirasi dan motivasi, kerangka acuan hidup kami. Engkaulah Guru kami. Jadikanlah kami murid-muridMu. Isilah jiwa kami dengan kasih dan damai serta sukacitaMu. Ya Kristus, biarlah kami hidup dalam Engkau selama-lamanya. AMIN.

Pdt Daniel Taruli Asi Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

Tags: , , , , , , , , , ,

2 Responses to Mengikut Terang

  1. THA Sitorus on December 6, 2007 at 9:51 am

    Maksih buat sarapan paginya, Amang.

    Hal pertama yang kepikiran ( dan terus diusahakan walau jatuh bangun mencoba) Mat 5:39 dst.nya
    Susah, tapi harus, harga mati ikut YESUS! :-) .

  2. FMT on December 6, 2007 at 1:45 pm

    jawaban saya will be, KESABARAN.. =.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*