Reformasi Hati

Almanak Rabu 31 Oktober 2007:

Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umatKu dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepadaKu dengan segenap hatinya. (Yeremia 24:7)

Hari ini 31 Oktober adalah hari peringatan reformasi yang dipelopori oleh bapa gereja Martin Luther yang terkenal dengan semboyannya: keselamatan hanya oleh anugerah (sola gratia), hanya oleh iman (sola fide) dan hanya oleh Injil (sola scriptura).

Hari ini melalui ayat di atas kita diingatkan bahwa reformasi (kembali ke format) tidak lain tidak bukan adalah pertobatan hati dan pikiran. Yaitu: kembali kepada Tuhan, taat dan mengasihiNya sepenuh hati. Sebab itu bagi kita peringatan reformasi bukan sekadar kenangan akan tindakan berani, luhur dan mulia yang pernah dilakukan oleh Martin Luther di masa lalu, tetapi tekad dan komitmen untuk melakukan reformasi hari ini. Bahwa kita pun harus bertobat: kembali ke Allah. Ya, sebagai pribadi dan gereja kita harus kembali kepada anugerahNya, iman kepadaNya, dan InjilNya.

Ayat hari ini sekaligus menyadarkan kita bahwa reformasi dan juga transformasi suatu gereja atau bahkan negeri tidak pernah datang dari luar atau jauh, tetapi selalu dimulai dari hati dan pikiran, serta diri kita sendiri. Itulah juga yang dikatakan Luther: ekklesia reformata semper reformanda. Artinya: gereja yang membaharui gereja yang dibaharui. Pertanyaan karena itu: apakah dan sejauhmanakah hati kita telah dibaharui agar kita dapat dipercaya ikut membaharui sekitar kita? Atau: bagaimanakah kita membaharui diri kita, keluarga dan gereja kita agar kita dapat diandalkan membaharui masyarakat dan dunia kita?

Doa:
Ya Roh Kristus, Sang Reformator, datanglah kepada kepada kami. Bebaskanlah dan baharuilah hidup kami. Bawalah kami kembali kepada Allah. Jadikanlah kami ciptaan baru dalam Kristus. Kami menyerahkan seluruh diri kami, keluarga kami, gereja kami, dan bahkan bangsa kami untuk dibaharui olehMu, supaya kami juga dapat menjadi agen pembaharu dan berkat bagi banyak orang. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *