TUHAN di sebelah kananmu.

Almanak Rabu 17 Oktober 2007:

Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak akan goyah. (Mazmur 16:8)

Umat Israel beriman kepada TUHAN, Allah yang datang dan tinggal serta berkarya dalam realitas kehidupan mereka, bukan kepada Allah yang cuek duduk-duduk di tahtaNya di sorga. Allah selalu menyertai umatNya berjalan, bergumul dan berjuang dalam kehidupan dunia ini. Itulah yang membuat mereka kuat dan senantiasa mengalami damai sejahtera.

Kehadiran Allah dalam realitas hidup di dunia ini bukanlah suatu rumusan dogma atau teori belaka, tetapi telah menjadi iman dan pengalaman pribadi sang pemazmur. Mata hatinya senantiasa memandang TUHAN begitu dekat dengannya, berada persis di sebelah kanannya, untuk membela dan melindunginya. Persis seperti amanat Mazmur 121:5 “TUHAN naunganmu di sebelah tangan kananmu”. Kepercayaan dan pengalaman panjang akan penyertaan TUHAN itulah yang membuat sang pemazmur tidak merasa goyah, ragu atau bahkan putus asa melangkah.

Ayat hari ini adalah suatu penguatan bagi kita yang hidup di tengah-tengah masyarakat dan negeri penuh dengan masalah, ketidakpastian dan juga kekerasan. Ada cukup banyak orang kristen yang tidak mampu lagi memandang kehadiran Tuhan dalam hidupnya pada masa kini dan karena itu begitu gampang putus asa dan apatis. Seperti hidup umat TUHAN dan sang pemazmur ribuan tahun lalu, hidup kita pada masa kini pun tidak bebas dari tekanan, godaan dan tantangan. Kita seringkali harus bekerja dan berjuang keras, dengan memeras pikiran dan keringat, untuk bisa hidup lebih baik atau bahkan sekadar bertahan hidup. Masalah kadang bisa datang bertubi-tubi dan semuanya menuntut penyelesaian, dan itu bisa membuat kita letih atau bahkan kehilangan tujuan. Namun sang pemazmur hari ini mengingatkan kita: pandanglah kepada TUHAN. Dia ada di sebelah tangan kanan kita, dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Sebab itu janganlah goyah. Sebab dalam persekutuan dengan TUHAN tidak ada jerih-payah yang sia-sia.

Doa:
Ya Tuhan Allah, bukalah hati kami menyaksikan kehadiranMu dalam realitas kehidupan kami. Yakinkanlah kami bahwa Engkau senantiasa menyertai kami bekerja dan berusaha, berjuang dan bergumul, membuat kehidupan kami lebih baik dan sejahtera. Ketika kami sedang susah, gagal atau berduka, ijinkanlah kami lebih jelas mendengar sabdaMu dan mengalami kasihMu. Dalam Kristus, Jurusalamat dan sahabat kami. AMIN.

Pdt. Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

1 comment for “TUHAN di sebelah kananmu.

  1. October 17, 2007 at 3:46 am

    Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri disebelah kananku, aku tidak akan goyah (maz 16:8)

    Aku sungguh dikuatkan.

    Terimakasih Amang :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *