Nyanyian Gereja Yang Setia

Almanak Jumat 10 Agustus 2007:

Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaanMu, ya Tuhan Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalanMu, ya Raja segala bangsa! (Wahyu 15:3)

Kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes untuk meneguhkan hati gereja purba yang sedang dikejar-kejar dan dianiaya oleh kekaisaran Roma. Sebagaimana kita tahu salah satu kaisar yang paling kejam dan gila menyiksa orang Kristen itu bernama Nero. Orang-orang Kristen – karena imannya – dipenjara, dibakar hidup-hidup, atau bahkan dijadikan tontonan diadu dengan binatang buas atau gladiator di stadion. Banyak orang Kristen tidak tahan menghadapi penderitaan bagai jurang tak berdasar atau lorong tak berujung itu dan akhirnya memilih meninggalkan kekristenan. Sebagian lagi bersembunyi sebagai pelarian di ruang-ruang bawah tanah kota. Rasul Yohanes sendiri dibuang dan dipenjara di pulau pengasingan Patmos.

Dalam penjara itulah Rasul Yohanes mendapatkan suatu wahyu atau visi dari Tuhan Allah. Kepadanya diperlihatkan bahwa sebenarnya kaisar Nero bukan penguasa bumi sesungguhnya, bukan juruslamat atau allah. Kuasanya akan berlalu. Penguasa sesungguhnya dan abadi, Alfa dan Omega adalah Kristus yang tersalib yang dilukiskan sebagai Anak Domba Allah. Sebab itu jemaat diajak untuk setia dan bertahan dalam imannya sebab semua penderitaan mereka akan berakhir, dan merekalah pemenangnya bersama Kristus. (Kelak dalam sejarah terbukti wahyu yang diterima Yohanes benar: kekaisaran Romawi tumbang!)

Ayat di atas adalah bagian wahyu yang dilihat oleh Rasul Yohanes. Sebelum kekaisaran Romawi jatuh, dia mendapat penglihatan: orang-orang yang setia kepada imannya dan tidak mau menyembah kaisar menyanyikan mazmur puji-pujian kepada Allah. Penglihatan itu diteruskannya kepada jemaat. Pesannya hanya satu: bertahanlah sebab pada akhirnya iman dan kasih akan menang melawan kejahatan. Kita akan kembali menyanyikan mazmur pujian.

Doa:
Ya Allah, karuniakanlah kami iman sejati yang berasal dari Engkau agar kami dapat tetap percaya kepadaMu di tengah berbagai kesulitan, masalah dan penderitaan. Ketika kami merasa beban hidup kami sangat berat, masalah besar seolah tidak terpecahkan, dan jalan kami buntu, ajarlah kami tetap setia kepadaMu dan tetap mengasihi sambil menanti-nantikan pertolonganMu. Dalam Kristus kami akan menyanyikan mazmur memuji-muji Engkau.
AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

1 comment for “Nyanyian Gereja Yang Setia

  1. August 10, 2007 at 2:33 pm

    Puji Tuhan, amin, Halleluyah…. senang sekali memang memiliki Tuhan yg setia, penuh kasih dan berkuasa…. karena IA jualah yg akan membuka semua pintu2 tertutup dan mempersilahkan anak2NYA yg selalu berharap kepadaNYA untuk melewati pintu2 demi pintu menuju suatu kemenangan di dalam DIA…. selamat melayani ito, semangat dan kasihNYA membela kita dalam kesesakkan2 kita masing2 sampai pada waktunya dunia akan melihat bahwa harapan didalam DIA lebih nyata dari terbitnya matahari setiap pagi……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *