Apapun Agama dan Sukunya

Almanak Selasa 7 Agustus 2007:

Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani (Roma 10:12)

Suka tak suka, kita hidup sebagai bagian dari suatu masyarakat dan negeri yang sangat majemuk. Teman kuliah atau kantor kita yang paling dekat mungkin berbeda suku atau ras dengan kita. Tetangga kita mungkin tidak menganut agama yang sama dengan kita, memiliki profesi lain, dan mungkin juga tingkat ekonomi yang berbeda dengan kita. Kadang berbagai perbedaan itu menyatu sehingga kita merasa bukan saja benar-benar berbeda namun asing dengan seseorang atau sekelompok orang. Dan seringkali perbedaan itu dianggap alasan sahih bagi banyak orang untuk membenarkan kebencian dan permusuhan. Dia lain sebab itu dia bukan teman kita. Agama, suku, dan rasnya beda dengan kita sebab itu dia pantas dicurigai!

Firman hari ini mengingatkan kita bahwa dibalik perbedaan dan kepelbagaian itu kita semua memiliki kesamaan yaitu sama-sama manusia yang bertubuh dan berjiwa. Air mata seorang kristen tidaklah lebih bening daripada air mata seorang muslim. Tubuh seorang suku A tidaklah lebih rendah daripada tubuh suku B. Apapun suku dan agamanya, setiap orang membutuhkan cinta dan berhak hidup aman dan sejahtera. Alkitab mengatakan semua manusia, tanpa kecuali, adalah ciptaan Allah yang mulia dan spesial, yang diciptakanNya sesuai citraNya. Sebab itu tidak ada seorang pun manusia yang boleh dihina dan disingkirkan. Dengan kata lain: perbedaan agama, suku, bangsa, bahasa, jenis kelamin, tingkat ekonomi dan lain-lain tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan, kekejaman atau perlakukan lain yang tidak berdasar hukum dan moral. Mengapa? Karena kita semua manusia, ciptaan Allah, yang mulia dan berharga.

Doa:
Ya Allah, ajarlah kami menerima kekayaan anugerahMu. Berikanlah kami hati yang lapang menerima perbedaan dan kepelbagaian dalam hidup ini. Berilah kami kekuatan untuk menerima keberadaan orang yang berbeda agama, suku, budaya, bahasa, seks, ekonomi dan ideologinya. Ajarlah kami menaruh hormat kepada manusia tanpa syarat apa pun. Dalam Kristus. Amin.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *