Jangan Perkosa Orang Miskin

Almanak Kamis 12 Juli 2007:

Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai. (Ulangan 24:17)

Orang-orang miskin secara umum mudah diperdaya dan dieksploitasi. Namun jika yang miskin itu adalah perempuan maka dia lebih mudah lagi diperlakukan sewenang-wenang. Dan jika yang miskin itu adalah anak-anak perempuan atau lanjut usia, maka dia lebih mudah lagi dijadikan sasaran empuk berbagai kejahatan. Jika dia berasal dari latar belakang minoritas, memiliki cacad fisik atau psikis, atau mempunyai stigma sosial, maka jadilah dia orang yang paling rapuh, gampang dihancurkan atau dikorbankan, atas nama kejahatan atau kepentingan umum atau bahkan atas nama agama.

Firman hari ini mengingatkan gereja (baca: orang-orang Kristen) agar memberikan perhatian dan pemikiran serius kepada kepada penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara yang miskin dan lemah, terlebih bila yang miskin itu adalah anak-anak yatim dan janda atau orang asing. Tuhan mengingatkan kita orang Kristen agar tidak hanya sibuk dengan KKR, membangun gereja semewah-mewahnya, wisata rohani, festifal koor dll namun menutup mata dan hati kepada penderitaan banyak orang di sekitar kita. Selain memuji-muji Tuhan dan beribadah, kita gereja (termasuk persekutuan doa kampus dan kantor) dipanggil mengikut Tuhan memahami penderitaan saudara-saudara ini secara mendalam dan mau belajar juga memandang realitas kehidupan dari perspektif mereka yang lemah ini. Selanjutnya: berhentilah memperdaya orang-orang paling miskin yang ada di rumah, gereja, kantor, kampung dan sekitar kita! Hormatilah hak-hak mereka.

Mungkin ada yang mengatakan orang Kristen harus berbelas kasih. Baiklah kita sadar berbelas kasih kepada orang miskin adalah baik, namun itu saja tidak cukup. TUHAN memanggil kita bersama-sama dengan semua orang di negeri ini untuk melakukan yang lebih besar: memutuskan belenggu kemiskinan itu. Dengan bahasa sederhana: apakah yang harus kita lakukan secara serius agar si anak miskin itu suatu ketika dapat mandiri atau tidak lagi harus bergantung dan mengharapkan belas kasihan orang lain? Apakah yang harus kita lakukan sebagai pribadi, gereja dan masyarakat: agar orang-orang miskin (terutama anak-anak dan perempuan) tidak mudah lagi diperdaya, diperkosa dan dihancurkan? Apa yang harus kita kerjakan sebagai gereja dan persekutuan Kristen agar kota dan negara ini lebih aman dan nyaman bagi anak-anak yatim dan janda miskin?

Doa:
Ya Tuhan Allah, ajarlah kami memandang dunia ini bukan hanya dari sudut pandang kami, tetapi juga dari perspektif saudara-saudaraMu yang miskin, kecil dan lemah. Penuhilah hati kami dengan kasih Yesus. Tolonglah umatMu agar mau memberi hati kepada masalah-masalah kemiskinan dan ketidakadilan di negeri ini, tidak hanya sibuk dengan urusan-urusan rohani semu. Mulialah nama TUHAN melalui karya kasih dan perjuangan kami ikut menegakkan hukum dan keadilan di sekitar kami. Bersama Yesus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

1 comment for “Jangan Perkosa Orang Miskin

  1. September 2, 2007 at 6:03 pm

    bang daniel..kira2 dari gereja ada gak ya kegiatan menyambut natal dgn memberikan “kebutuhan” spt sandang dan pangan untuk sodara2 yang tidak mampu tadi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *