Lawanlah Yang Harus Dilawan

Almanak Kamis 28 Juni 2007:

“Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu.” (Yakobus 4:7)

Banyak orang terutama yang berlatar belakang budaya harmoni atau keselarasan tidak menyukai dan tidak tahan hidup dalam ketegangan atau pertentangan. Sebab itu mereka bukan saja berusaha hidup damai dan berbaikan dengan semua orang termasuk para penjahat dan pelanggar hukum, tetapi juga enggan bersikeras dalam hal kebenaran dan keadilan jika hal itu menggangu “kedamaian”. Mereka lantas memilih melunakkan prinsip, mengaburkan tuntutan hukum, atau melawan hati nuraninya agar tidak harus menghadapi konflik atau pertentangan. Bahkan mereka juga menghindari konflik ide atau gagasan dan cenderung bersikap kompromistis dalam segala hal.

Firman hari ini mengingatkan kita orang beriman, suka atau tidak suka,
ada pertentangan yang tidak boleh didamaikan atau kita anggap seolah-olah tidak ada. Yaitu pertentangan abadi antara Allah versus Iblis atau kebenaran versus ketidakbenaran. Kebaikan versus kejahatan. Menyangkut pertentangan atau konflik ini bahkan kita tidak diijinkan bersikap netral. Kita harus memihak salah satu dari dua pihak yang bertentangan ini: terang atau gelap, Allah atau iblis. Kebaikan atau kejahatan. Memilih tunduk kepada Allah berarti melawan iblis. Sebaliknya tidak mau konflik dengan Iblis berarti sama saja dengan menentang Allah. Pilihan hanya itu. Kita tidak bisa menjadi orang baik sekaligus penjahat, hamba Allah sekaligus hamba dosa.

Rasul Yakobus mengingatkan kita agar melawan Iblis. Dan hanya ada satu cara mengalahkan Iblis itu: tunduk kepada Allah. Hanya satu cara juga mengalahkan kejahatan: melakukan kebaikan. Khusus kepada kita yang berlatar belakang budaya yang sangat menekankan harmoni dan membenci pertentangan, baiklah kita ingat tidak seluruh konflik bisa didamaikan, disamarkan atau dihindarkan. Enggan melawan Iblis atau kejahatan berarti memberikan kesempatan kepada musuh Allah menang. Itu bukan saja melakukan yang tidak disukai Allah, tetapi memancingNya marah. Siapa tak takut?

Doa:
Ya Tuhan Allah, kami mau tunduk dan taat kepadaMu, tolonglah kami agar sungguh-sungguh melawan dan tak memberi peluang sedikit pun kepada Iblis dan dosa. Karuniakanlah kami Roh Kudus agar Dia yang mengajar dan memampukan kami menjadi murid-murid Yesus yang mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. Ya Tuhan, penuhi kami dengan damai sejati buah kebenaran dan keadilan yang membuat jiwa kami tenteram. Dalam Yesus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

1 comment for “Lawanlah Yang Harus Dilawan

  1. Lawanlah Yang Harus Dilawan
    April 27, 2009 at 3:51 pm

    Lawanlah Yang Harus Dilawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *