Penyertaan Ilahi

Almanak Rabu 20 Juni 2007:

Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umatKu. (Imamat 26:12)

Seorang anak selalu merasa sangat aman dan tenteram ketika menghadapi situasi baru dan asing jika ada teman yang sangat dipercayanya, yaitu orangtuanya. Bahkan anak-anak sebenarnya lebih berbahagia jika orangtuanya selalu bisa ada di dekat mereka di rumah, saat mereka bermain atau belajar atau malah tidur. Mereka benar-benar membutuhkan orangtuanya sebagai teman dan pelindung. Paling sedikit mereka harus tahu, bahwa walau pun sedang jauh atau tidak terlihat, orangtuanya pasti selalu tersedia atau available ketika suatu saat dibutuhkan.

Sebenarnya bukan hanya anak-anak, kita orang dewasa juga membutuhkan teman dan pelindung dalam hari-hari kehidupan kita, apalagi ketika kita hendak mengambil keputusan-keputusan penting, melangkah ke wilayah-wilayah baru, atau menghadapi situasi genting dan sulit. Kesendirian di tengah kondisi genting dan sulit bukan hanya menakutkan anak-anak tetapi juga orang dewasa. Bahkan sebaliknya keindahan dan kenikmatan pun jauh lebih menyenangkan jika dinikmati bersama daripada sendirian. Teman dalam situasi suka atau duka, asing atau sulit itu bisa bermacam-macam: kekasih, istri atau suami, sahabat, pemimpin dan lain-lain. Namun ada lagi: Tuhan.

Tuhan Allah berjanji akan selalu hadir dalam realitas kehidupan kita, di setiap even kehidupan kita. Dia mau menyertai kita mengambil keputusan-keputusan penting menyangkut hidup kita dan melangkah ke masa depan, memasuki wilayah-wilayah baru yang belum pernah kita kenal dan sentuh. Dia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita di saat genting atau sulit saat kita sangat membutuhkan pertolonganNya. Dia mau bersama-sama kita merayakan kehidupan, bersama-sama berbuat kebajikan dan keindahan, dan bersama-sama melawan kejahatan. Namun lebih dari itu Dia mau menjalin hubungan khusus, intim dan kuat dengan kita, yaitu hubungan berdasarkan kasih dan kesetiaan. Dia menjadi Tuhan kita, dan kita jadi umatNya. Kita menjadi milikNya dan Dia jadi milik kita. Hanya satu syarat diminta Allah: agar kita memegang ketetapan-ketetapan dan perintah-perintahNya yang dibuatNya untuk kebaikan dan kehidupan kita. Saudara setuju?

Doa:
Ya Allah, kami sangat membutuhkan kehadiranMu dalam kehidupan kami di dunia ini. Tinggallah Engkau di rumah kami, mengambil bagian dalam suka-duka kami, hadir di setiap percakapan dan perayaan hidup kami. Ya Allah, hadirlah Engkau ketika kami hendak mengambil keputusan-keputusan penting menyangkut hidup dan masa depan kami, di saat kami menghadapi banyak masalah, dan ketika kami hendak melangkah ke wilayah-wilayah baru yang belum pernah kami sentuh dan kenal. Yakinkanlah kami, ya Bapa, Engkau selalu tersedia kapan saja kami membutuhkan pertolonganMu. Sebaliknya jadikanlah kami anak-anak dan umat yang setia kepadaMu. Dalam Yesus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

2 comments for “Penyertaan Ilahi

  1. June 19, 2007 at 8:58 pm

    BAPAku yang baik, terima kasih tuk kehadiran setiap orang, yang telah membagikan ceritaMu kepada kami. Apapun jalan dan caranya, Engkau layakkan karena akhirnya saya tetap ingat kalau Engkau baik.. Terima kasih BAPA, kami siap menunggu dan berbagi berkat-berkatMu hari ini. Amien.

  2. June 19, 2007 at 9:52 pm

    Terima Kasih Aamang untuk renungannya yang selalu hadir setiap hari..
    Renungan2 yang amang sajikan selalu sungguh indah.
    Terima kasih untuk pelayanannya amang..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *