DOA SYAFAAT BAGI KELUARGA-KELUARGA MUDA

April 23, 2007
By

bunga depan gordy

(01)

Ya Allah,
kami datang membawa keluarga-keluarga muda.
Berkatilah mereka ya Allah.
Tolonglah mereka meletakkan fondasi kuat bagi pernikahan,
rumah tangga dan keluarga yang mereka,
yaitu FirmanMu sendiri.
Mampukanlah keluarga muda
agar tak jemu-jemu belajar
membangun kebahagiaan bersama.
Tolonglah mereka agar terus-menerus belajar
saling mendengar,
saling percaya,
saling meneguhkan.
Bantu juga mereka saling mengenal
dan memahami secara mendalam.
Di atas semua itu,
berilah kami RohMu
agar keluarga-keluarga muda ini
belajar mencintai dengan rendah hati,
lemah lembut,
dan setia seperti Yesus,
Tuhan yang mau tinggal di rumah kami.
AMIN.


(02)
Ya Allah,
ajarlah kami menerima pernikahan
dan keluarga kami sebagai anugerah Allah
yang harus disyukuri dan dijaga baik-baik.
Penuhilah hati kami dengan kasih dan hormat,
agar kami tahu memberi yang terbaik
kepada hati orang-orang yang kami kasihi
dan mengasihi kami.
Namun tolong juga kami mengenal diri kami sendiri
mengungkapkan pikiran dan perasaan kami
jujur dan santun.
Ya Allah,
ketika suatu saat kami merasa lelah,
tegang atau marah,
sedih atau kuatir,
karena satu atau lain hal,
ajarlah kami tetap hormat kepadaMu,
kepada diri sendiri
kepada kekasih kami.
Sebaliknya, ketika kami gembira,
merasa menang dan berhasil,
ingatkan kami setia dan rendah hati,
seperti Kristus.
AMIN.

 

(03)
Ya Allah,
kami berdoa bagi keluarga-keluarga muda
yang sedang bergumul dengan masalah keuangan,
dan merasa sangat berat
mencukupkan kebutuhan sehari-hari,
biaya pendidikan dan kesehatan keluarganya.
Berilah mereka kesabaran,
ketekunan,
dan harapan tidak pernah padam.
Bukalah jalan-jalan baruMu, ya Allah,
berkatilah pekerjaan dan usaha mereka,
hidup mereka lebih sejahtera esok atau lusa
hari ini tetap mereka gembira dan bahagia
dalam Tuhan.
AMIN.

 

(04)

Ya Allah,
kami berdoa bagi keluarga-keluarga muda
yang sangat merindukan kehadiran anak
buah cinta kasih mereka.
Berkatilah kerinduan hati mereka ya Tuhan,
kabulkanlah doa-doa yang mereka sampaikan
dari hati terdalam,
dengan atau tanpa kata-kata.
Berilah kepada mereka kesehatan
suburkanlah tubuh dan jiwa mereka
dan berkatilah usaha pembuahan
yang mereka lakukan penuh cinta.
Sementara mereka menunggu, ya Allah,
lahirnya anak-anak ajaib kiriman surga,
biarlah mereka selalu gembira dan bahagia
merayakan cinta tak bersyarat,
harapan ikhlas
dan iman tak berpamrih kepada Allah.
Dalam Yesus.
AMIN.

 

(05)

Ya Allah,
kami mendoakan khusus keluarga-keluarga muda
yang sedang menghadapi masalah berat
dan terancam bubar.

Bantulah mereka ya Tuhan mengadakan retret,
menarik diri ke dalam keheninganMu
mengambil jarak dari masalah dan amarah mereka,
berdoa jujur kepadaMu.
Tolonglah mereka
mengenali perasaan-perasaan mereka
yang paling tersembunyi
dan mengakuinya di hadapan Tuhan.
Bantulah mereka menyegarkan
dan membaharui janji mereka setia
dalam suka dan duka,
kelimpahan maupun kekurangan,
sehat dan sakit,
sampai maut datang memisahkan.
Ya Allah, ingatkan mereka
Engkau tidak menghendaki perceraian.
Engkau juga membenci kemunafikan dan kepalsuan,
egoisme dan keangkuhan,
namun Engkau menyukai pengampunan
pemulihan perjanjian nikah
berdasarkan kasih dan hormat.
AMIN.

 

(06)

Ya Allah
kami mendoakan keluarga-keluarga muda
yang mengalami kekerasan dalam rumah tangganya.
Datanglah Engkau segera, ya Allah,
kami sangat membutuhkan kekuatanMu
dan namaMu
menghentikan praktek-praktek kekerasan
dalam rumah tangga.
Engkau memanggil kami suami dan istri
saling mengasihi
dan menyerahkan diri,
bukan memukul, menyiksa dan melukai
dengan perbuatan atau kata-kata.
Engkau melarang perceraian, ya Allah,
namun Engkau lebih melarang penyiksaan.
Kami mau tidak ada perpisahan,
sebab itu kami juga tidak mau ada kekerasan.
Demi Kristus.
AMIN.

 

(07)

Ya Allah,
Engkau menciptakan laki-laki dan perempuan
menurut gambarMu,
berharga di mataMu,
dan setara di hadapanMu.
Sebab itu tolonglah kami membangun pernikahan
berdasarkan prinsip kasih,
kesetaraan hak
dan saling hormat.
Mampukanlah kami, ya Tuhan,
mengkoreksi warisan lama
yang menganggap perempuan di bawah,
pembantu atau pelengkap laki-laki.
Yakinkan kami, ya Tuhan,
pernikahan kami kuat dan bahagia
jika kami sungguh-sungguh merupakan mitra
sejajar,
berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.
Dalam Kristus yang tidak membedakan laki-laki
atau perempuan
kami berdoa.
AMIN.

 

bunga depan gordy

(08)

Ya Allah yang maha baik,
kami berdoa bagi keluarga-keluarga muda
yang suami maupun istri sama-sama bekerja
meninggalkan anak-anaknya di rumah
dari pagi hingga sore
atau bahkan malam jelang tiba.
Ya Allah, jernihkanlah hati kami
mampukanlah kami memeriksa alasan,
motivasi
dan orientasi hidup
yang ada di dasar batin kami.
Jika memang kami memintanya dari Tuhan,
jika memang kami mencintainya:
Mengapa kami meninggalkan mereka begitu lama?
Ya Allah kami sadar hidup kami tidak mudah,
seringkali kami menghadapi pilihan-pilihan sukar
prioritas yang seolah tak terdamaikan:
anak atau kerja.
Bantulah kami, ya Allah,
bersama-sama menghadapi masalah,
mencari solusi yang adil,
mencukupkan kebutuhan hidup
dan selalu tersedia bagi anak-anak
yang Tuhan percayakan kepada kami.
Demi Kristus.
AMIN.

 

(09)

Ya Allah,
kami mau mendoakan keluarga muda
yang sementara harus hidup terpisah kota
atau bahkan negara
karena pekerjaan atau pendidikannya.
Bantulah kami menghadapi hidup di dua dunia.
Karuniakanlah kami RohMu,
agar Dialah yang tetap menyatukan
meneguhkan janji kesetiaan kami.
Ya Allah, buanglah dari hati kami segala dalih
sadarkanlah kami
anak-anak kami memang dapat belajar mandiri
namun tetap butuh kehadiran fisik kami
dan rindu kami hidup bersama lagi.
Ya Kristus, ajarlah kami mengasihi
lebih dari mengucapkan kata-kata
mengirimkan hadiah-hadiah
atau berbuat baik berkelimpahan sesaat
namun tidak tersentuh untuk waktu yang lama.
Demi Kristus kami berdoa.
AMIN.

 

(10)

Ya Allah, kami berdoa khusus
bagi keluarga-keluarga tunggal,
rumah tangga yang kehilangan suami atau istri
karena satu dan lain hal.
Berkatilah, ya Allah, saudara kami
yang terpaksa sendirian berpikir dan bekerja
mengasuh
dan membesarkan anak-anaknya.
Berilah orangtua tunggal
kekuatan iman luar biasa,
harapan tak pernah habis.
Ya Allah, hiburkanlah hatinya di kesepian
dan hari-hari kesendirian.
Dengarkanlah doa-doa tersembunyi
di relung batin
yang tak terucap bibir.
Berilah dia kekuatan melihat hal-hal baik
dalam kehidupan dunia
yang tak pernah sempurna ini,
kekuatan senyum dan tawa,
kebahagiaan yang selalu hidup
di hati yang ikhlas
dan tak pernah menyerah.
AMIN.

 

(11)

Ya Allah,
kami mau berdoa
bagi keluarga-keluarga terlalu muda
yang masih tetap bergantung kepada orangtuanya
secara finansial terlebih emosional
yang belum bisa mandiri mengambil keputusan,
tidak pernah berkata TIDAK
kepada ayah dan ibu yang melahirkannya.
Kami berdoa bagi keluarga-keluarga
yang bertahun menumpang di rumah orangtua
atau mertuanya,
karena tak berani berpisah
dan hidup mandiri sebagai keluarga dewasa.
Berilah mereka kekuatan
dan keberanianMu, ya Tuhan,
membentuk keluarga baru
unik dan otonom,
dan bertanggungjawab.
Ingatkanlah mereka kepada firmanMu:
laki-laki dan perempuan
harus meninggalkan ayah-ibunya
bersatu dengan istri dan suaminya,
membangun pernikahan bahagia
berdasar kesetiaan tak bersyarat.
AMIN.

 

Home: http://rumametmet.com

 





Share on Facebook

Tags: , , , , , , , , ,

4 Responses to DOA SYAFAAT BAGI KELUARGA-KELUARGA MUDA

  1. Linda on April 26, 2007 at 7:10 pm

    terimakasih bapak pendeta untuk doa2nya terutama ini :
    Ya Allah, jernihkanlah hati kami
    mampukanlah kami memeriksa alasan,
    motivasi
    dan orientasi hidup
    yang ada di dasar batin kami.
    Jika memang kami memintanya dari Tuhan,
    jika memang kami mencintainya:
    Mengapa kami meninggalkan mereka begitu lama?

    Begitu baca ini rasanya pengen pulang kerumah en berhenti bekerja….:)

  2. Roulina on April 29, 2007 at 5:13 am

    “Berkatilah kerinduan hati mereka ya Tuhan,
    kabulkanlah doa-doa yang mereka sampaikan
    dari hati terdalam,
    dengan atau tanpa kata-kata”. Makna baru ttg doa bagiku yg baru kudapat akhir2 ini : kerinduan hati yg terdalam meski tak terucap dalam kata.

    Amang doa yg no 3 mengingatkanku untuk berdoa bagi keluarga kakak. Doa no 10 mengingatkanku akakn keluarga teman dekatku. Doa no 11 mengingatkan akan keluarga abang. Dari semua doa itu mengingatkanku akan pentingnya berdoa lebih2 saat kita berkeluarga.

  3. Merry on May 3, 2007 at 3:32 am

    Amang, makasih banyak untuk doa2 syafaatnya, sungguh mendorongku untuk lebih lagi dekat dan bercakap2 dengan Bapa.
    Teringat aku akan firman Tuhan di Filipi 4:6 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Seorang kawan mengirimkan renungan harian ke inbox-ku beberapa hari yg lalu, ayat itulah yg menjadi topiknya. Sampai saat ini ayat itu terus terngiang, dan menurutku sampai selamanya ayat itu akan tetap menjadi pegangan hidupku, terutama dlm menjalani kehidupan rumah tangga. Ternyata, gak gampang ya Amang berumah-tangga itu… Doakan keluarga kami ya Amang…

  4. Jamie on February 20, 2009 at 10:59 am

    Terima kasih telah mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi kepada Tuhan, iman anda telah berbuah karena talenta anda telah anda salurkan. Walau kita tidak pernah bertatap muka tetapi kita bersaudara karena Tuhan Yesus yang luar biasa. Tetaplah rendah hati, Pak Pendeta.
    Biarlah semua yang bernafas mendengar.
    Tuhan Yesus Memberkati, Amien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*